6 Hal yang Ibu Baru Wajib Tau

Menjadi seorang ibu baru pasti diliputi perasaan yang sangat bahagia. Akhirnya buah hati pertama hadir juga ke dunia. Namun menjadi seorang ibu baru ternyata banyak tantangannya, pengalaman yang serba baru tidak jarang menciptakan banyak kebingungan maupun kekhawatiran. Berikut ini adalah hal-hal yang harus diketahui oleh para ibu baru agar mereka tidak panik dalam menghadapi berbagai situasi.

 

1. Bayi menangis belum tentu lapar

Menangis adalah sarana komunikasi pertama seorang bayi. Selama mereka belum bisa bicara, menangis adalah tanda mereka ingin mengutarakan sesuatu. Bayi yang menangis tidak selalu karena ia lapar. Bisa saja ia merasa tidak nyaman karena popoknya basah, perutnya tidak nyaman, atau mengantuk. Kenali sebab-sebab menangis bayimu dahulu agar bisa menentukan tindakan yang tepat.

 

2. Tidak semua perlengkapan bayi diperlukan

Dalam menyambut kedatangan sang buah hati tentu perasaan senang ingin membeli perlengkapan bayi membuncah. Berbagai keperluan bayi ada di toko peralatan bayi. Jika tidak jeli, bisa-bisa budget membengkak. Lakukan survey terlebih dahulu apa keperluan yang paling dibutuhkan untuk bayi baru lahir hingga sekitar 3 bulan pertama. Selepas itu baru lakukan belanja kebutuhan lanjutannya.

 

3. Kamu yang paling memahami bayimu

Akan banyak saran dan masukan serta komentar beragam tentang perawatan dan penanganan bayi. Ingat, tidak semua masukan harus kamu terapkan. Lihat situasi dan kondisi kamu dan bayimu, jika memang sesuai, maka lakukan. Percaya lah bahwa sebagai ibu, meskipun baru, kamu yang paling memahami bayimu sendiri.

 

4. Prinsip ASI adalah supply by demand

Kecemasan dan kekhawatiran kerap meliputi ibu baru mengenai Air Susu Ibu (ASI). Beragam komentar mengenai sedikitnya ASI yang keluar, rasa lapar bayi yang harus dibantu oleh susu formula, hingga memberi bayimu makanan lain. Prinsip ASI adalah supply by demand, semakin sering bayi menyusu, semakin banyak ia keluar. Maka jangan berhenti menyusui, lambung bayi baru lahir sangat kecil. Perlahan ia akan menyesuaikan, dan yang paling ia butuhkan adalah ASI, bukan yang lain.

 

5. Makanan bayi

Usia 0-6 bulan berikan bayi hanya ASI saja. Tidak ada tambahan lain meskipun itu air putih. Ingat, yang bayi butuhkan hanya ASI. 6-12 bulan, berikan Makanan Pendamping lainnya selain ASI. Di usia ini makananan tidak boleh mengandung gula dan garam karena akan memperburuk kerja lambungnya. 12-24 bulan boleh mulai diperkenalkan gula dan garam bersama makanan keluarga biasanya. Teruskan ASI hingga 2 tahun.

 

6. Jarak pandang mata terbaik bagi bayi

Jarak pandang mata terbaik untuk bayi baru lahir adalah 20 cm Р30 cm.  Objek yang lebih dekat atau lebih jauh dari rentang jarak tersebut akan terlihat samar. Oleh karena itu bayi akan bisa melihat wajah ibu nya ketika menyusui, karena itu jarak yang paling baik.

 

Nah Sisters, sekarang sudah lebih siap kan untuk menjadi seorang ibu baru? Terus mencari tau agar kita lebih siap menghadapi tahapan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Leave a Reply