6 Trik Mengatasi Anak yang Picky Eater

Setiap ibu pasti menginginkan anaknya tidak pemilih soal makanan. Namun faktanya, banyak ibu yang merasa kesulitan dengan anak-anak yang enggan memakan beberapa jenis makanan tertentu, seperti sayur, buah, atau bahkan lauk seperti ikan. Sisters tentu ingin kan, punya anak yang memilii kebiasana makan yang sehat, tanpa harus dibujuk-bujuk atau bahkan mogok saat di meja makan.  Menurut Celia Barbour, food editor Majalah O, menghadapi anak yang picky eater alias pemilih memang gampang-gampang susah, tapi bisa dilakukan. Begini caranya;

  • Pastikan anak “tidak memiliki pilihan lain” selain yang tersedia di meja makan. Saat Sisters memasak makanan dan menyajikan di meja makan, katakan pada anak, “ hanya masakan itu yang ada untuk makan malam. Kamu boleh tidak suka dan kamu tidak harus memakannya. Tapi Ibu tidak punya makanan lain.” Dengan demikian, anak “tidak punya pilihan lain” selain memakan masakan yang tersedia, suka rela maupun agak terpaksa.
  • Jangan takut menambahkan bumbu pada masakan. Sejak anak mulai mengenal makanan padat (pendamping ASI), Sisters bisa memperkenalkan makanan berbumbu. Misalnya menambahkan bawang putih pada nasi tim ayam, atau sedikit lada pada sup sayuran. Faktanya, semakin dini mereka diperkenalkan dengan makanan berbumbu, indra perasa mereka akan semakin peka dengan aneka rasa.
  • “Sisipkan” sayuran dalam aneka menu makanan. Sayuran seperti brokoli atau bayam akan tampak “menakutkan” bagi anak jika disajikan utuh, dalam bentuknya yang asli. Siasatnya, sisipkan sayuran itu dalam makanan yang lain. Misalnya, Sisters bisa membuat nugget ayam yang dicampur bayam atau brokoli, juga wortel.
  • Upayakan makan malam bersama seluruh anggota keluarga. Banyak penelitian menyebut, makan malam bersama orangtua membuat anak memiliki pola makan yang lebih sehat. Nah, tunggu apalagi, segera mulai kebiasaan baik ini.
  • Cobalah satu gigitan. Anak memang tidak boleh dipaksa memakan makanan yang tidak suka. Namun setidaknya, Sisters bisa membujuk anak untuk mencobanya, dan beri penghargaan kepada  anak yang mau memakan sayur brokoli meski hanya satu gigitan.
  • Cobalah dengan memberi “upah”.  Sesekali, berilah anak upah atas usahanya mencoba makanan yang tidak ia suka, namun Sisters harus memastikan, model memberi upah untuk ini tidak berlangsung seterusnya.

Selain trik-trik di atas, perlu kesabaran dan ketelatenan Sisters untuk menangani anak yang picky eater. Selamat mencoba!

Leave a Reply