Allah Mencintai Bersin dan Membenci Menguap

Assalamualaikum, Sisters! Bersin dan menguap adalah dua aktivitas kecil manusia yang hampir semua yang sehat pasti pernah melakukannya. Artinya, kedua hal ini merupakan aktivitas yang alami dan lumrah terjadi pada manusia. Tahukah kamu, bahwa ada hadits yang membicarakan tentang bersin dan menguap? Bahwa bersin dan menguap ada adab dan aturannya?

Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap. Karenanya apabila salah seorang dari kalian bersin lalu dia memuji Allah, maka kewajiban atas setiap muslim yang mendengarnya untuk mentasymitnya(mengucapkan yarhamukallah). Adapun menguap, maka dia tidaklah datang kecuali dari setan. Karenanya hendaklah menahan menguap semampunya. Jika dia sampai mengucapkan ‘haaah’, maka setan akan menertawainya.” (HR. Bukhari no. 6223 dan Muslim no. 2994)

Banyak yang menafsirkan bahwa jika seseorang bersin maka yang terjadi adalah tubuh terasa lebih segar dengan terbukanya pori-pori kulit serta keluar bersama bersin virus yang mungkin ada di dalam tubuh. Artinya kita akan terasa lebih lega setelah bersin. Namun sebaliknya, jika kita menguap, yang terjadi adalah dorongan untuk bermalas-malasan atau bahkan tidur. Menguap bisa memperberat mata dan tubuh. Oleh karena itu, bersin lebih disukai karena mendatangkan lebih banyak kebaikan dibangdingkan dengan menguap.

Bila salah seorang dari kalian menguap maka hendaklah dia menahan mulutnya dengan tangannya karena sesungguhnya setan akan masuk.” (HR. Muslim no. 2995). Adab penting bagi mereka yang menguap adalah agar mereka menutup mulutnya dengan tangan agar setan tidak masuk ke dalam dirinya.

Apabila salah seorang dari kalian bersin, hendaknya dia mengucapkan, “alhamdulillah” sedangkan saudaranya atau temannya hendaklah mengucapkan, “yarhamukallah (Semoga Allah merahmatimu). Jika saudaranya berkata ‘yarhamukallah’ maka hendaknya dia berkata, “yahdikumullah wa yushlih baalakum (Semoga Allah memberimu petunjuk dan memperbaiki hatimu).” (HR. Bukhari no. 6224 dan Muslim no. 5033)

Selain saling mendoakan di dalam aktivitas bersin, adab lain yang harus dilakukan adalah ketika bersin harus menutup mulut dengan tangan atau baju. Karena mungkin bersamaan dengan bersin keluar pula air liur yang bisa mengganggu orang sekitar. Kemudian mereka yang bersin juga sebisa mungkin memelankan suaranya serta mengeraskan bacaan “Alhamdulillah” agar dapat didengar saudaranya.

Jangan remehkan adab bersin dan menguap ini ya Sisters, karena jika kita melakukan apa yang dicintai Allah, semoga akan ada balasan kebaikan untuk kita semua. Sekarang sudah lebih tau kan?

Leave a Reply