Apa itu Tantrum? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Sebagian besar orang tua mungkin pernah mengalaminya, sebuah kondisi dimana anak mengamuk atau merajuk untuk meminta sesuatu, yap! namanya Tantrum. Tantrum biasa terjadi pada anak berusia 2 tahunan, atau pada usia di mana anak ingin mengutarakan keinginannya namun tidak mempu mengekspresikannya secara verbal atau non-verbal. Oleh karena itu apa yang ia ekspresikan adalah bentuk emosinya. Tantrum akan hilang dan mereda jika anak sudah mulai terlatih berkomunikasi dan mengutarakan keinginannya.

 

Jika anak sedang tantrum, ada beberapa hal yang harus dipahami dan dilakukan oleh orang tua untuk perlahan melatih buah hati agar lebih tenang.

 

1. Orang tua tenang

Mengatasi anak yang sedang tantrum, orang tua harus tenang dan jangan terpancing emosi. Jangan berbicara keras, memarahi, apalagi memukul. Yang harus diingat oleh orang tua adalah anak memiliki keinginan dan yang harus diberi pengertian adalah mengamuk bukan cara untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Jika tidak berbahaya, lebih baik diamkan anak yang sedang tantrum, mereka akan lelah sendiri.

 

2. Coba untuk tidak mengalihkan dengan pemberian lain

Banyak orang tua yang mengalihkan perhatian anak dengan memberi mereka sesuatu yang lain, hal ini biasanya cukup ampuh untuk memberhentikan amukan mereka. Namun cara ini kurang efektif untuk melatih mereka mengendalikan emosi. Mereka hanya diajak lupa sejenak tentang keinginan mereka. Coba untuk peluk dan cium, setelah mereka tenang, beri tahu perlahan untuk menunjuk apa yang mereka mau.

 

3. Konsisten

Penanganan tantrum harus konsisten agar anak memahami maksud dari orang tua. Jika kita fokus mengabaikan amukan mereka, biar mereka paham bahwa cara meminta bukan dengan mengamuk. Pola ini akan bisa dipelajari anak perlahan-lahan, seiring perkembangan komunikasi mereka akan berkomunikasi dengan lebih baik.

 

4. Gendong dengan lembut dan kasih sayang

Bagaimana jika anak mengamuk di tempat umum? Yang sering terjadi adalah orang tua merasa malu dan memarahi anaknya. Jangan sampai kita melakukan hal ini karena ini akan memperparah amukan mereka. Gendong anak dan bawa ke tempat sepi atau ajak pulang. Beri mereka pengertian perlahan-lahan. Mereka akan belajar dengan sendirinya metode pelatihan dari orang tua.

 

Kunci utama dari penanganan tantrum adalah tenang dan sabar. Jika ingin meminta anak untuk paham, kita sebagai orang tua harus paham terlebih dahulu apa itu tantrum sehingga penanganannya bisa tepat. Jika hal ini dibiarkan dan mendapat penanganan yang salah, anak akan tumbuh dengan kondisi emosi yang kurang stabil. Be a smart parents, Sisters!

One Comment

  1. :O ooohhh
    Memang sering terjadi seperti itu pada anak kecil…..
    menggendong anak kecil yang sedang tantrum memang tidak mudah, karena emosi sang anak yang masih meluap, mungkin bisa di gendong dan di arahkan ketempat yang dia tuju…..biar si anak sendiri yang memilih apa yang di inginkannya :)

Leave a Reply