Bertengkar? Perhatikan Tanda – Tandanya

Anda sudah menikah? Atau sedang menjalin hubungan serius dengan seseorang? Pasti dong tidak pernah lepas dari yang namanya konflik. Tentu saja konflik wajar terjadi pada pasangan yang memutuskan untuk menjalani mahligai rumah tangga, atau mereka yang sedang mempersiapkan diri menuju pernikahan.

Konflik pun tak jarang melibatkan aktivitas bertengkar. Seperti kata orang, pertengkaran adalah bumbunya rumah tanggga, ada benarnya lho Sist. Tapi tentu saja, yang namanya bumbu, dosisnya harus tepat dan tidak boleh berlebihan. Nah, untuk itu ada rambu-rambu yang musti diperhatikan jika Sisters terpaksa terlibat pertengkaran dengan pasangan. Apa saja, baca terus yuk..

  • Jangan kasar. Namanya bertengkar, tentu melibatkan emosi. Nah, ketika emosi meletup, kadang logika jadi tumpul, mulut jadi tak terkendali. Berhati-hatilah mengeluarkan kata-kata saat Anda marah. Jangan menghujani pasangan dengan kata-kata kasar. Kata-kata kasar justru akan memperburuk keadaan dan tidak menyelesaikan masalah.
  • Jangan mengumbar pertengkaran di media sosial seperti Facebook atau Twitter. Tak bisa dipungkiri penggunaan media sosial kini sudah merasuk ke berbagai sisi kehidupan, termasuk rumah tangga. Banyak pasangan yang “sayang-sayangan” di media sosial, ada pula yang menggunakan media sosial untuk bertengkar. Saat bertengkar , hindari membuat status yang justru akan memperburuk keadaan.
  • Jangan mengungkit-ungkit masalah yang sama. Saat terlibat pertengkaran akibat adanya suatu masalah, segera selesaikan sampai muncul solusi. Pertengkaran yang tidak produktif biasanya membuat masalah tak terlesesaikan, dan rentan membuat Sisters mengulang-ulang kembali memunculkan masalah yang tak menemui pemecahan itu dalam pertengkaran.
  • Jangan melebarkan pertengkaran. Ingat-ingat apa yang membuat pertengkaran terjadi, jangan keluar dari substansi. Saat bertengkar soal suami yang malas membantu menyelesaikan pekerjaan rumah tangga misalnya, jangan lantas merembet menyinggung kondisi keuangan suami yang sedang menurun. Itu tidak produktif.
  • Bersikap sportif. Jika dalam pertengkaran Anda adalah pihak yang bersalah, segera minta maaf, demikian juga jika ternyata pasangan yang bersalah, jangan berat untuk memberinya maaf.

Nah, itu tadi beberapa rambu yang harus diperhatikan ketika Sisters terlibat pertengkaran dengan pasangan. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply