Cara Menyelesaikan Konflik Dalam Keluarga Menurut Islam

Hijapedian! Berbeda pendapat antara suami dan istri adalah hal yang biasa. Tak ada satupun keluarga yang tidak pernah mengalami konflik, bahkan sebuah pepatah mengatakan, rumah tangga tanpa adanya konflik adalah bagai sayur tanpa garam yang tentu saja rasanya akan hambar. Namun apa yang terjadi jika konflik yang terjadi justru terus berlarut dan menjadi semakin serius, tentu saja keutuhan keluarga yang dipertaruhkan. Tentu Anda tidak menginginkan hal ini terjadi bukan, oleh karenanya sangat penting untuk memahami managemen konflik keluarga yang baik dan bagaimana cara menyelesaikan konflik tersebut. Setelah berkomitmen untuk menikah, maka antara suami dan istri harus berupaya mencari solusi berdasarkan syariat agama Islam dalam menyelesaikan konflik internal keluarganya.

Hijapedia

Berikut ini adalah beberapa cara menyelesaikan konflik dalam keluarga menurut Islam yang dapat Anda ikuti:

1. Islam telah menetapkan bahwa suamilah pemimpin di dalam sebuah keluarga, oleh karenanya suami memiliki hak penuh untuk memberi pelajaran dan medidik istri ketika sang istri mulai membangkan. Demikian pula dengan istri, sekalipun dalam konflik ia harus memahami hal ini dan senantiasa berusaha untuk patuh kepada suami. Apabila seorang istri secara ikhlas dan rela menerima kepemimpinan suami serta patuh terhadapnya, tentu saja ia akan ikhlas atas keputusan suami.

2. Sekalipun seorang suami memiliki wewenang penuh atas istri, namun Islam tidak memperbolehkan suami bertindak sewenang-wenang terhadap istri dan tetap harus memenuhi apa yang menjadi haknya. Oleh karenanya dalam memperingatkan istri, gunakanlah cara yang baik dan berusaha untuk tidak menyakiti. Gunakan cara-cara yang baik untuk meredakan konflik yang ada, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

3. Apabila peringatan secara baik dan komunikasi antara istri dan suami tidak lagi dapat merubah suasana atau meredakan konflik dan justru membuatnya keadaan semakin memanas, maka untuk tahap selanjutnya Islam menganjurkan agar dihadirkan hakam atau penengah diantara suami dan istri yang berselisih yang berasal dari keluarga laki-laki dan keluarga perempuan.

Demikian tulisan Cara Menyelesaikan Konflik Dalam Keluarga Menurut Islam, semoga bermanfaat untuk Hijapedian.

Baca juga:
Peran Ayah dalam Pembentukan Karakter Anak
Bertengkar? Perhatikan Tanda – Tandanya
Cara Membina Rumah Tangga Yang Bahagia Dan Harmonis Menurut Islam

Leave a Reply