DIY : Tie Dye Shawl

Shawl atau selendang merupakan bagian dari fashion. Sebagai aksesoris, Anda harus benar memakainya agar penampilan menjadis esuai dengan keinginan. Fashion dunia mengakui shawl sebagai pakaian dari laki-laki maupun perempuan, namun ada yang unik di negeri kita dimana shawl identik dengan selendang pashmina yang digunakan sebagai hijab.
Hijapedia It's Your Community (137)
Terlepas dari cara memakai dan siapa yang memakainya, berbagai motif dan desain shawl selalu berkembang dari musim ke musim, seperti halnya desain pakaian. Seperti misalnya tie dye shawl. Motif tie dye ini cukup populer di pertengahan tahun 70-an sebagai gaya orang-orang hippie atau komunitas jalanan yang selalu berpindah tempat.

Di dalam negeri kita mengenal motif tie dye ini dari berbagai pakaian yang berasal dari Pulau Dewata, Bali atau Yogyakarta. Kaos, kain sarung, selendang bahkan topi dengan motif tie dye sempat begitu hits dan digandrungi semua kalangan. Dikatakan motif ini sangat mudah untuk membuatnya, pernah terpikir untuk mencoba mempraktekkan teori do it yourself (DIY) tie dye shawl?

Yuk kita coba belajar bersama step by step dari DIY : tie dye shawl
1. Persiapkan semua alat berupa meja kerja, shawl yang akan di gunakan, sarung tangan karet, karet gelang, pewarna sesuai selera.
2. Langkah pertama tutup permukaan meja kerja dengan kain. Ini akan melindunginya dari tumpahan pewarna. Dan tentu saja, gunakan sarung tangan karet Anda.
3. Ikan shawl dengan karet gelang. Ikatlah di beberapa tempat dengan bentuk lipatan yang berbeda. Memutar dan tekhnik mengikat ini nantinya akan membentuk pola tie dye pada shawl.

Baca juga:
Hukum Menggunakan Hijab
Rahasia Cantik dari Sebuah Hijab

4. Campur pewarna dengan air sesui petunjuk di kemasan. Tempatkan masing-masing warna pada mangkuk yang berbeda.
5. Celupkan setiap ikatan pada warna-warna yang Anda inginkan. Letak ikatan akan memandu Anda, dimana warna 1 dan dimana warna 2 dan seterusnya.
6. Lepaskan ikatan dan bilas shawl Anda di air sampai warna air menjadi jernih. Lakukan tanpa menggunakan mesin.
7. Lalu cuci shawl dengan air hangat, boleh menggunakan mesin cuci, dan keringkan di udara terbuka.
Selamat mencoba.

Leave a Reply