Jangan bertengkar! Lakukan 7 Tips Berikut

Jika kita telah berkeluarga dan memiliki pasangan hidup, sudah selayaknya kita harus menjaga komunikasi dengan pasangan. Menjaga komunikasi sangat penting agar kehidupan rumah tangga bisa seiring dan sejalan. Namun meskipun demikian, persoalan dalam rumah tangga memang tidak sesederhana itu, berbagai keadaan yang dialami dua individu berbeda pasti berpotensi untuk terjadi gesekan. Jika sudah begini, bahaya pertengkaran sangat sulit terelak.

Tidak mudah memang untuk sama sekali tidak bertengkar atau berbeda pendapat, namun ada beberapa tips yang semoga bisa membantu kita belajar untuk mengurangi frekuensinya.

1. Samakan visi, misi, dan tujuanHijapedia

Jika sudah berkomitmen, mulailah untuk terbuka untuk menyamakan visi, misi, dan tujuan dalam berumah tangga. Ini memang terlihat terlalu terorganisir, tapi obrolan menyamakan pandangan sangat penting, sehingga jika terjadi perselisihan, kita akan dengan mudah kembali ke titik ini. Apa tujuan rumah tangga dibangun.

2. Prinsip berbagi segala hal

Sedih, sakit, bahagia, kecewa, takut, marah, adalah dinamika yang selalu ada di kehidupan masing-masing orang. Jika sudah berumah tangga, tanamkan dalam diri kamu untuk selalu berbagi dengan suami. Jangan ada rahasia di antara kalian.

3. Pembicaraan laki-laki dan pembicaraan perempuan

Meskipun prinsip berbagi harus dipegang teguh, kita harus bisa memilah, Sisters! Ada jenis pembicaraan laki-laki dan jenis pembicaraan perempuan. Apa itu? Maksudnya, sudah biasa perempuan memiliki kebiasaan bercerita lebih detil mengenai segala sesuatu, kurangin intensitas ini dengan suami. Karena suami bisa merasa jenuh mendengarnya.

4. Jika lelah, beristirahatlah

Jika kamu sedang lelah fisik, hindari perbincangan serius dengan suami. Jika ada hal sensitif yang dibicarakan, kondisi lelah akan cepat memicu emosimu. Tunda beberapa saat ketika tubuh dan pikiranmu sudah lebih santai.

5. Beritahu suami ketika sedang PMS

Tak dapat dipungkiri, perempuan ketika sedang ingin datang bulan menjadi lebih sensitif. Terkadang ini membingungkan para suami, nah, jika kamu sedang mengalami ini, beritahu kepada suami. Sehingga suami mu bisa mengerti jika emosi mu sedang kurang stabil.

6. Pelankan suaramu

Belajarlah lagi untuk lebih berkata lembut dan menurunkan tone suara mu. Jika kita memulai pembicaraan dengan suara yang pelan dan lemah lembut, ini akan mengurangi intensitas terjadinya pertengkaran. Suami akan merasa lebih dihargai.

7. Take some distance

Terkadang jarak itu dibutuhkan dalam sebuah hubungan. Minta waktu beberapa saat dengan suami untuk bisa sama-sama melakukan penyegaran. Lakukan hal yang membuatmu kembali segar, seperti kumpul dengan teman, pergi ke salon, atau apapun. Biarkan juga ia bercengkrama dengan teman-teman nya. Kita sama-sama butuh me time untuk memberi selingan pada urusan rumah tangga.

Semoga kita bisa meminimalisir kemungkinan pertengkaran dalam rumah tangga ya, Sisters! Semoga kita selalu menjadi keluarga sakinnah mawaddah wa rahmah.

Leave a Reply