Jangan Kalah dengan “Baby Blues Syndrome”

Apa itu baby blues syndromeBaby blues syndrom adalah gangguan emosi ringan yang sering dialami oleh perempuan pasca melahirkan. Biasanya ditandai oleh rasa cemas, sedih, kecewa, bahkan marah yang berlebihan. Ketidakstabilan emosi ini seringkali timbul dari rasa khawatir akan hadirnya bayi baru atau kaget dengan perubahan situasi setelah melahirkan, ditambah lagi lelah akibat begadang dan mengurus bayi. Masih banyak yang menganggap ini mitos, tetapi penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa sekitar 50%-70% perempuan di seluruh dunia mengalaminya. Dampak dari baby blues syndrome ini beragam, ada yang lebih sering menangis, marah, bahkan trauma untuk berdekatan dengan bayinya. Jika sudah begini, kita harus mempersiapkan diri nih, Sisters! Simak tips berikut yuk!

  1. Persiapkan diri sebelum melahirkan

Perkaya pengetahuanmu dengan banyak membaca dan dengar pengalaman tentang baby blues dari rekan-rekan yang pernah mengalaminya. Dengan berbekal pengetahuan, kamu akan lebih tau apa yang akan kamu hadapi nanti, dan tentu akan lebih siap.

  1. Mereka semua harus tahu baby blues syndrom!

Suami, orang tua, keluarga, rekan-rekan kerja terdekat harus tau apa itu baby blues syndrome. Mereka yang akan ada di sekelilingmu nanti setelah kamu melahirkan harus ikut memahaminya, jadi mereka akan tau kondisi psikologismu jika baby blues datang serta ikut membantumu melewatinya.

  1. Minta dukungan utama dari suami

Suami adalah rekan terdekat kamu untuk melewati masa sulit bersama. Sebagai ayah dari anakmu, suami sudah seharusnya menjadi pendukung terbesarmu pada saat kondisi kamu mulai menurun. Jika lingkungan terdekat masih belum bisa memahamimu sepenuhnya, mintalah suami untuk benar-benar ada sampingmu.

  1. Istirahat selagi bisa

Merawat bayi setelah melahirkan dengan kondisi tubuh kita yang belum pulih benar dari luka memang sangat melelahkan. Manfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk kamu istirahat. Jika bayimu tertidur, ikutlah tidur disampingnya. Karena mungkin kamu akan butuh tenaga ekstra untuk bangun tengah malam demi menyusuinya.

  1. Siapkan berbagai kemungkinan

Siapkan perlengkapan yang dibutuhkan olehmu dan bayimu pasca melahirkan dengan selengkap mungkin. Ciptakan suasana nyaman yang memudahkanmu bergerak leluasa dalam mengurus bayi baru. Misalnya, sediakan ember khusus untuk baju kotor bayi, termos air panas, lemari baju, tempat mandi yang tidak jauh dari kamarmu tidur sehingga kamu tidak buang tenaga banyak untuk bolak-balik. Save your energy, Sisters!

  1. Gabung dengan komunitas ibu baru

Banyak komunitas ibu baru yang tersebar, gabunglah di dalamnya. Percakapan dan interaksi dengan sesama ibu baru akan membuatmu tidak sendirian. Mereka biasanya akan cenderung memberimu dukungan karena telah melewati tahap yang kamu akan lewati.

  1. Terus yakinkan diri kalau kamu bisa 

Jika kamu mengalami baby blues, tetap yakinkan dirimu sendiri bahwa kamu adalah salah satu ibu yang sanggup membesarkan dan mendidik bayimu dengan baik. Anak adalah berkah terbesar dan terindah yang ada di hidupmu saat ini. Jika orang lain bisa, kamu pasti bisa!

  1. Tenang dan focus to be happy!

Tarik nafas dalam dan tetap tenang. Jika masa itu tiba, tinggalkan sejenak bayimu dengan keluarga terdekat atau suami. Pindah ke ruangan lain atau hirup udara segar. Tenangkan pikiran dan kembali lagi untuk memeluk buah hatimu. Ia malaikat kecil yang menanti sentuhan terhangatmu.

Jangan mau kalah dengan baby blues syndrome, Sisters! Ini semua akan berlalu seiring lebih membaiknya hormon di dalam tubuhmu. Tetap positif ya!

 

Leave a Reply