Jangan Remehkan Ibu Rumah Tangga!

“Duh, sudah kuliah tinggi-tinggi kok hanya mengurus rumah saja? sayang kan”. “Oh, Ibuku tidak bekerja, dia hanya ibu rumah tangga”. “Wah, sekarang berarti waktumu lebih luang ya, kan hanya di rumah saja”

Hi Sisters! Pernahkah kamu mendengar ucapan-ucapan tersebut disekitarmu? Atau jangan-jangan kamu salah satu yang beranggapan demikian meski di alam bawah sadar mu? Kalau iya, mungkin kamu terlalu terburu-buru mengambil kesimpulan. Atau stereotype di masyarakat berhasil mempengaruhi cara pandangmu. Simak yuk! cerita hati para Ibu Rumah Tangga yang ingin bercerita tentang siapa mereka :

1. Tidak semua orang mampu bekerja seperti aku

Mulai bekerja sebelum matahari terbit, bergerak sigap mempersiapkan Hijapedia It's Your Community (50)sarapan keluarga, memandikan anak, bersih-bersih rumah, mencuci dan menyeterika baju, memasak makan siang, menidurkan anak, mengajak bermain anak, memberi makan anak, berbelanja sendiri, hingga akhirnya anak sudah tidur malam. Jika suami pulang, bergantian aku mengurus makan malamnya dan semua kewajiban lainnya. Aku melakukannya dengan penuh cinta.

2. Jam kerjaku 24 jam

Tidak ada waktu istirahat yang terjadwal bagiku. Pekerjaan ku tidak kenal akhir. Jika aku sedang tidur malam sekalipun, bisa saja aku bangkit seketika jika mendengar suara tangis anak ku. Terlebih jika ada hal darurat seperti anak atau suami sakit, aku merangkap menjadi perawat paling siaga setiap waktu

3. Jabatanku “Manager Serba Bisa” dan aku boss!

Aku adalah pemimpin di rumah suami ku, aku manager keuangan, aku juga mengatur urusan kesehatan dan pendidikan keluargaku. Aku adalah orang yang akan mengetahui tentang banyak hal diluar keahlianku sebelumnya. Aku adalah master di semua bidang, tanya apa saja denganku, aku bisa cepat mencari tau nya, apalagi yang berkaitan dengan keluargaku.

4. Aku adalah perempuan paling bahagia dan beruntung!

Kamu tau? Hanya di pekerjaan ku ini, kamu bisa menemukan rasa lelah dan kebahagiaan sesungguhnya. Melihat senyum keluarga kecilku serta melihat mereka sehat dan menjadi bintang di masyarakat adalah keberuntungan yang tidak ada tandingannya.

5. Suamiku pemberani dan penuh tanggung jawab

Aku sangat dijaga oleh suamiku. Mencari nafkah dan berlelah di luar rumah adalah tugasnya. Tidak dibiarkan aku ikut memikul beban keluarga. Dengan memintaku menjadi “manager serba bisa”, aku bekerja dengan lingkungan terbaik di rumah.

6. Bayaranku adalah bayaran termahal di dunia! 

Aku rasa bayaranku yang paling mahal. Tadi sudah ku bilang, melihat keluarga kecilku sehat, ceria, terpelihara baik karena usahaku adalah pencapaian tertingginya. Bisa melahirkan dan mendidik generasi emas, itulah bonus pekerjaanku. Aku yakin, Allah mencatat pahala tiada tara untukku.

7. Aku juga punya bisnis, lho!

Masih ragu juga dengan ku? Aku punya bisnis di rumah. Bukan karena aku tidak berpakaian rapih dan bekerja di gedung perkantoran maka aku tidak memiliki penghasilan sendiri. Bisnisku bahkan mampu untuk mencicil kendaraan pribadi kami. Jangan menilai apa yang kamu lihat ya.

Nah, Sisters! Apa sekarang kamu sudah mulai mendapat gambaran lebih luas tentang siapa itu Ibu Rumah Tangga? Jangan sampai lagi terbersit di dalam pikiran kita untuk memandang mereka sebelah mata ya. Apapun pilihannya, ada konsekuensi dan prestasi masing-masing, bukan?

Leave a Reply