Kiat Menciptakan Anak Cerdas Sejak Dini

Memiliki seorang anak yang cerdas tentu merupakan dambaan bagi setiap orang tua. Beragam cara pun dilakukan untuk menjadikan sang buah hati menjadi anak yang cerdas, termasuk ketika mereka masih berada di dalam kandungan, karena kiat menciptakan anak cerdas sejak dini memang akan lebih optimal jika dilakukan sejak anak masih dalam kandungan. Pada dasarnya ada beberapa aspek penting yang harus dipenuhi untuk dapat menciptakan anak yang cerdas, diantaranya adala terpenuhinya kebutuhan biomedis, kasih sayang dan juga stimulasi.

Hijapedia

Pemenuhan kebutuhan Biomedis
Hal pertama yang harus diperhatikan adalah bahwa kebutuhan biologis berupa nutrisi bagi ibu hamil harus benar-benar terpenuhi, baik itu asupan protein, karbohidrat dan mineral. Pada dasarnya kebutuhan ini harus dipenuhi bahkan sebelum ibu mengandung atau dalam masa persiapan kehamilan agar hasil yang diperoleh pun semakin optimal.

Pemenuhan kasih sayang
Kasih sayang juga berperan penting sebagai kiat menciptakan anak cerdas sejak dini. Seorag ibu yang mengandung harus dapat menerima kehamilannya dengan ahti yang ikhlas dan bahagia. Sebab tanpa kasih sayang, tumbh kembang sang buah hati juga tidak akan optimal, kasih sayang ini bahkan dibutuhkan sejak ia masih berada dalam kandungan. Selaiin kasih sayang dari sang ibu, faktor psikologis lainnya juga akan mempengaruhi perkembangan kecerdasan bayi. Apabila ibu bahagia, gembira dan senang maka alam darah akan melepskan neo-transmitter zat-zat rasa senang, sehingga bayi juga akan merasakan senang. Sebaliknya jika ibu merasa frustasi, sedih dan frustasi ia akan melepaskan zat-zat yang mengandung rasa tidak nyaman tersebut. Sehingga bayi pun akan merasa tidak nyaman dan tidak senang.

Perhatian penuh terhadap kehamilan dan stimulasi janin
Berikan perhatian seperti rangsangan, sentuhan dan mengajak bayi berkomunikasi sejak masih dalam kandungan. Karena secara emosional akan terjadi kontak antara ibu dan bayi. Berikan stimulasi berupa sentuhan, suara-suara serta nyanyian, karena meski masih berada di dalam kandungan, bayi sudah memiliki kemampuan untuk mendengar dan memberikan respon. Stimulasi akan lebih efektif diberikan pada usia kehamilan diatas 6 bulan karena struktur otak pada bayi sudah mulai berfungsi.

Leave a Reply