Melindungi Anak dari Tindak Kekerasan Seksual

Kabar miris tentang kasus kekerasan seksual yang menimpa anak-anak belakangan hari ini ramai menghiasi media massa. Sangat disayangkan, terlebih kasus tersebut melibatkan oknum di lingkungan sekolah, tempat dimana anak seharusnya merasa aman dari ketidak nyamanan dan gangguan sekecil apapun. Sisters, lepas dari adanya niat buruk seseorang untuk melakukan kejahatan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan para orang tua, untuk menghindarkan anak dari aksi kekerasan seksual. National Society for the Prevention of Cruelty to Children, sebuah komunitas berbasis warga di Inggris pernah merilis, langkah-langkah apa saja yang bisa dilakukan orang tua, untuk melindungi anak-anak dari aksi kejahatan seksual, yaitu:

  • Membangun rasa saling percaya antara Anda dan anak. Selalu luangkan waktu untuk mendengarkan dan menanggapi cerita mereka, tentang aktivitas mereka di sekolah, atau keseharian mereka bersama teman-teman atau di lingkungan rumah. Jangan pernah menganggap sepele ketika anak merasa khawatir atau takut akan suatu hal.
  • Memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada anak tentang anatomi tubuh. Bantu anak untuk memahami tubuhnya, agar ia tahu bagian-bagian mana tubuhnya yang merupakan area pribadi dan tidak boleh disentuh oleh orang lain secara tidak pantas. Tekankan bahwa tubuh anak adalah miliknya dan ia berhak menolak tindakan tidak pantas apapun yang bisa menyakiti tubuhnya.
  • Memberikan pendidikan tentang seks kepada anak. Jadikan seks sebagai bahan perbincangan dengan anak. Tentu dengan kalimat sesederhana dan tidak vulgar. Jika perlu, Sisters bisa mencari rujukan tema-tema bacaan tentang mengajarkan masalah seks kepada anak. Berikan jawaban yang jujur dan jelas jika anak sudah mulai bertanya tentang seks. Informasi yang benar dari orang tuanya jauh lebih baik ketimbang anak mendapatkan informasi dari teman sebaya atau media massa yang belum teruji kebenarannya.
  • Menanamkan pengertian kepada anak, mereka memiliki hak untuk menolak segala tindakan orang lain yang membuat mereka merasa tidak nyaman, terancam, takut, sakit atau menurut mereka salah dan tidak pantas dilakukan. Sisters harus meyakinkan anak bahwa mereka tidak perlu ragu untuk mengadu kepada Anda, orangtuanya, atau orang dewasa lain yang mereka percaya, jika ada yang menyakiti mereka.

Nah, itu tadi beberapa langkah yang bisa Sisters lakukan untuk melindungi anak dari tindak kekerasan seksual. Tugas orang tua adalah menciptakan kondisi lingkungan yang nyaman dan aman bagi anak, namun yang tak kalah penting, orang tua juga harus mempersiapkan anak agar dapat melindungi dirinya sendiri. (Erwina Tri)

Leave a Reply