Menepati dan Mengingkari Janji Dalam Islam

Assalamualaikum, Sisters! Ada sebuah peribahasa yang mengatakan bahwa janji adalah hutang. Hutang adalah sesuatu yang harus dibayar, maka janji harus ditunaikan atau ditepati. Pernahkah kamu memiliki sebuah janji? Mungkin lisan dengan mudah berjanji kepada orang lain, hingga mungkin orang tersebut berharap akan ditunaikannya janji itu. Namun terkadang kita lupa atau bahkan sengaja tidak menunaikannya karena menganggapnya sepele. Padahal, Islam pun telah mengatur hal ini. Bahwa janji seorang muslim harus ditepati.

 

Allah berfirman, “Dan, tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.” (QS. An-Nahl: 91).

 

Maka setiap muslim yang memiliki janji hendaknya menepati janji tersebut setelah mengucapkannya. Karena sesungguhnya di setiap janji yang terucap, secara langsung ataupun tidak Allah telah dan selalu menjadi saksinya. Jika memang kamu sanggup menunaikan janji, maka tidak apa berjanji, sehingga kamu bisa menunaikannya. Lantas bagaimana jika janji tersebut tidak ditepati?

 

 “Beruntunglah orang-orang beriman, yaitu … orang-orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya.” (QS. Al-Mu`minun: 1-6). Sebaliknya, mengingkari janji adalah sifat syaitan. “Padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.” (QS. An-Nisa: 120).  Di dalam hadits sahih riwayat Imam Al-Bukhari dari Abdullah bin Amru, Rasulullah SAW bersabda: “Empat hal yang ada dalam diri orang munafik, salah satunya apabila ia berjanji, maka ia ingkari”

 

Oleh kerena itu, Sisters, berhati-hatilah dalam berucap dan berjanji. Jangan pernah menganggap janji itu hal yang sepele. Meskipun itu janji kecil, ia wajib kita tunaikan. Jika tidak, naudzubillahimindzalik, kita bisa masuk ke dalam golongan orang yang munafik. Tidak mau kan kita masuk ke dalam golongan tersebut? Yuk diingat-ingat lagi apa ada yang masih punya janji?

Leave a Reply