gejala kanker serviks

Kanker serviks belakangan mendadak populer setelah gencarnya pemberitaan sosok Jupe yang berjuang melawan penyakit ini. Ya! Kanker serviks adalah penyakit yang masuk dalam jajaran paling mematikan bagi wanita. Sayangnya, banyak sekali kaum hawa yang kurang memperhatikan hal ini bahkan justru mengabaikan gejala kanker serviks. Baru ketika mereka sudah merasa ada yang aneh di dalam tubuh, perawatan intensif dilaksanakan.

Gejala Kanker Serviks Secara Umum

Pendarahan di area vagina, seperti setelah menstruasi, saat monopouse dan setelah berhubungan intim. Kabanyakan wanita menganggap hal ini normal, sehingga mereka tidak terlalu mempedulikannya. Bahkan wania justru mengkonsumsi obat dan jamu secara sembarangan karena mengira ini hanya darah kotor.

  • Rasa sakit di bawah perut atau pelvis
  • Saat berhubungan intim terasa sakit
  • Keputihan yang tidak normal

Apa Saja Penyebab Kanker Seviks?

Kanker serviks awalnya muncul dari mutasi genetik sel sehat. Sel ini kemudian tumbuh secara tidak normal dan tidak bisa dikendalikan oleh tubuh. Awalnya sel ini bertumpuk dan membentuk tumor dan menghancurkan jaringan sehat disekitarnya, kemudian menyebar ke seluruh tubuh.

Menurut situs kesehatan Mayo Clinic, belum jelas apa yang menyebabkan kanker ini secara pasti. Akan tetapi, virus HPV sering dikaitkan dengan perkembangan penyakit ini. Hanya saja tidak semua jenis HPV bisa mengakibatkan kanker. Selain itu, perubahan gaya hidup juga menjadi penyebab utama seseorang menderita kanker serviks.

Faktor Pemicu Terkena Kanker Serviks

Sering Berganti Pasangan

Berganti-ganti pasangan, selain menimbulkan resiko penyakit HIV/AIDS, ternyata bisa memicu terserang kanker serviks. Menurut Mayo Clinic, seseorang yang sering berganti pasangan memiliki kesempatan besar terinfeksi virus HPV.

Berhubungan Seksual di Bawah Umur

Selain pasangan, ternyata berhubungan seksual di bawah umur juga memberikan resiko terkena HPV. Nah, baiknya setiap wanita muda juga memahami hal ini.

Terkena Infeksi Penyakit Kelamin

Penyakit lain yang juga memicu kanker serviks adalah syphilis, HIV/AIDS, chlamydia dan gonorrhea.

Sistem Kekebalan Tubuh Lemah

Lemahnya sistem kekebalan tubuh juga berakibat pada munculnya kanker. Perlu Anda ketahui, sistem kekebalan tubuh berperan besar dalam menghalau serangan jahat dari luar dan dalam tubuh, dalam artian sel kanker.

Bagaimana Diagnosis Dilakukan?

Kanker serviks bila teridagnosis lebih cepat akan lebih mudah ditangani. Ada banyak sekali pasien yang berhasil sembuh karena melakukan treatment yang tepat.Kebanyakan perempuan disarankan melakukan pemeriksaan dimulai umur 21 tahun. Beberapa prosedur yang perlu dilakukan untuk mengetahui apakah sedang terkena kanker serviks atau tidak adalah sebagai berikut:

Pap Test

Saat menjalani tes ini, dokter akan mengambil sel dari serviks Anda lalu diperiksa ke laboratorium. Tes ini digunakan sebagai alat untuk mendeteksi hal-hal yang tidak normal di dalam serviks, termasuk kanker.

HPV DNA Test

Dokter akan mengambil sel dari serviks untuk melihat apakah seseorang terserang infeksi HPV atau tidak. Test ini disarankan bagi wanita di atas 30 tahun. Dengan begini, ciri-ciri dan tanda-tanda kanker bisa terlihat dengan jelas.

Apa Obat Kanker Serviks?

Setelah mengetahui gejala kanker serviks, Anda akan disarankan melakukan berbagai macam prosedur medis yang panjang, karena kanker serviks sampai sekarang belum ada obatnya. Berikut adalah prosedur yang wajib digunakan:

Operasi

Operasi ini dilakukan dengan cara mengambil kelenjar getah bening di area panggul dan bahkan pengangkatan rahim agar kanker bisa sembuh total dan tidak tumbuh lagi.

Kemoterapi

Kemoterapi merupakan jalan yang diambil para medis untuk membunuh sel kanker. Prosedur yang dilakukan berupa menginjeksikan obat ke dalam darah sehingga obat langsung bereaksi. Umumnya kemoterapi bisa dalam bentuk pil, kapsul atau cairan. Atau, ada juga yang berbentuk salep dan juga injeksi yang disuntikkan langsung ke dalam organ.

Terapi Radiasi

Terapi ini menggunakan sinar X untuk menghancurkan sel kanker dan menyingkirkan tumor. Sayangnya terapi ini bisa merusak jaringan sehat di sekitarnya dan beresiko. Dalam beberapa kasus, terapi ini juga dikombinasikan dengan terapi hormon, kemoterapi dan operasi agar hasilnya lebih maksimal.

Bila Anda bertanya berapa kira-kira biaya pengobatan kanker serviks, tentu saja sangat mahal. Ini tergantung seberapa parah sel kanker yang tumbuh pada tubuh Anda. Jika Anda melakukan hysterectomy, Anda dipastikan akan sulit memiliki keturunan.

Mengetahui terkena kanker bukanlah kenyataan yang bisa diterima begitu saja. Anda mungkin akan merasa diaduk-aduk mengetahui sebentar lagi nyawa akan melayang. Karena itu dukungan keluarga dan orang-orang yang dicintai sangatlah perlu.

Apakah Kanker Serviks Bisa Dicegah?

Untuk mencegah tumbuhnya sel kanker di dalam tubuh, sebaikanya segera cek kesehatan dengan mengikuti Pap test setelah berusia 21 tahun. Tes ini terbukti efektif dalam melakukan pencegahan. Setidaknya Anda tahu apa yang akan dilakukan di waktu mendatang sat tahu Anda mengidap kanker.

Bila Anda kini berusia 26 tahun atau dibawahnya, sebaiknya segera melakukan vaksinasi HPV agar tubuh terlindungi dari resiko infeksi HPV yang disinyalir juga menjadi sebab munculnya kanker serviks. Ingat! Pahami terus gejala kanker serviks dan segera kunjungi dokter.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here