Muslimah dan Ramadhan

Ramadhan telah hadir di tengah-tengah kita. Tentu kita sudah tahu ramadhan adalah bulan suci, bulan pengampunan dosa, bulan diturunkannya rahmat bagi kita umat islam. Ramadhan hanya datang satu kali dalam setahun, karena itu kesempatan bulan suci ini sangat disayangkan jika disia-siakan, manfaatkan waktu sebulan yang singkat itu untuk memperbanyak ibadah kita kepada Allah.

Banyak kalangan masyarakat bersemangat hanya diawal ramadhan setelah mendekati akhir mereka mulai melemah. Lalu kita sebagai muslimah apa saja yang harus kita lakukan untuk bulan ramadhan agar bermakna dan produktif ibadah dari awal hingga akhir ramadhan. Apalagi bagi muslimah yang Allah takdirkan memiliki kebiasaan “bulanan” atau haid setiap bulan, hingga tidak diwajibkan atasnya berpuasa. Lantas ini seharusnya tidak menjadikan muslimah jadi malas beribadah, dan melupakan ibadah lain yang bisa dikerjakan walau sedang haid tersebut. Lalu apa saja ibadah-ibadah itu :

  1. Memperbanyak zikir seperti tasbih, tahmid, tahlil dan takbir serta memohon ampun pada Allah dengan memperbanyak istigfar.
    Sebagaimana sabda Rosulullah:
    “Siapa yang mengucapkan ‘subhanallah wa bihamdihi’ dalam sehari 100 kali akan dihapuskan kesalahannya, walaupun kesalahan itu sebanyak buih lautan.” (HR. Muslim).
    “Wahai sekalian manusia, bertaubatlah kalian kepada Allah, karena sesungguhnya aku bertaubat dlm sehari 100 kali.” (HR. Muslim)
  2. Memperbanyak sedekah.
    Sedekah bisa berupa materi atau non materi. Contoh yang bukan non materi dan paling mudah adalah senyum. Sebagaimana dalam hadist:
    “Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu.” (HR. At Tirmidzi dan Ibnu Hibban).
  3. Menuntut ilmu agama.
    Menuntut ilmu agama memang sudah keharusan bagi setiap muslimah, dan ini dapat dilakukan baik sedang haid maupun tidak. Banyak kemudahan untuk menuntut ilmu agama saat ini, misalnya dengan mendengarkan ceramah-ceramah agama, aktif dalam majelis-majelis ilmu, membaca buku atau artikel islami, dan lain sebagainya.
  4. Dan yang terakhir, ibadah special saat ramadhan adalah memberi makan berbuka orang yang berbuka puasa. Walau muslimah tidak sedang puasa karena haid, tapi memberi makan berbuka bagi orang yang berpuasa nilai pahalanya in syaa Allah begitu tinggi disisi Allah. Dan dalam hadist juga disebutkan:
    “Barang siapa yang memberi buka orang yang puasa mka dia akan mendapatkan pahala seperti pahalanya orang yang berpuasa tampa mengurangi pahalanya sedikitpun.”

Itu adalah beberapa contoh ibadah yang masih bisa dijalankan muslimah walau sedang haid disaat ramadhan, semoga kita bisa menjadikan ramadhan menjadi bulan produktif amal dan ibadah guna meningkatkan ketakwaan pada Allah.

Leave a Reply