Orangtua Dulu atau Suami?

Mana yang lebih di dahulukan orang tua dulu atau suami?.

Orang tua dulu atau suami?. – Berbeda dengan saat masih lajang, seorang wanita muslimah yang baik pasti akan patuh kepada orang tuan yang membesarkannya. Tetapi keadaan akan menjadi berbeda ketika seorang wantia muslimah telah menikah.

Sering kita berfikir yang mana yang harus kita dahulukan setelah kita menikah. Sebagai seorang anak tentunya kita harus menghormati dan mendahulukan kedua orang tua kita. Karena orang tua lah membesarkan kita terutama ibu.

Akan tetapi setelah kita menikah kita sebagai seorang wanita haruslah mendahulukan suami dari pada orang tua kita. Karena suami adalah pemimpin dalam rumah tangga mu. Suamilah yang mencari nafkah untuk mu dan anak anak mu. Maka dari itu suamilah yang harus anda dahulukan. Seorang istri telah menjadi tanggung jawab suami dunia akhirat.

Berikut sebuah cerita yang mungkin menarik bagi kita semua sebagai bahan pelajaran.

Pada zaman dahulu ada sebuah cerita (mungkin anda sudah pernah mendengarnya), karena cerita ini sering kali di ceritakan di majelis pengajian. Isinya adalah dahulu ada seorang wanita yang ingin menjenguk orang tuanya yang sedang sekarat, wanita tersebut ingin sekali berkunjung dan melihat keadaan orang tuanya. Beberapa kali utusan dari orang tua wanita tersebut menjemputnya untuk melihat keadaan orang tuanya akan tetapi dia menolak sampai akhirnya orang tuanya meninggal.

Dia sedih menangis karena dia tidak dapat melihat orang tuanya saat menghembuskan nafas terakhir. Wanita ini tidak pergi karena pada saat suaminya pergi dia berpesan bahwa tidak memperbolehkan sang istri untuk keluar rumah sebelum dia pulang. Maka dari itu sang istri yang shalihah tidak melakukannya. Dan pada akhirnya sang istri masuk surge karena kebaktiannya pada suami walaupun tidak menjenguk orang tuanya yang sakit hingga meninggal.

Masihkah ada pertanyaan Orang tua dulu atau suami?. Dari cerita tersebut dapat di tarik kesimpulan bahwa kita harus mendahulukan suami kita di banding dengan orang tua. Walaupun kita dituntut untuk berbakti dan menyayangi kedua orang tua untuk selalu memberikan yang terbaik untuk mereka tanpa seizing suami itu semua tidak berarti apa-apa. Karena suami adalah imam kita dan seseorang yang memberikan kita restu dan sekaligus ladang amal bagi kita seorang istri.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda para istri shalihah yang insyaAllah di bukakan pintu surga jika berbakti sepenuhnya kepada suami mu.

Leave a Reply