Sssttt, Dilarang Ghibah!

Sisters, sebagai wanita pasti tidak mudah untuk menjaga lisan dari perkataan-perkataan yang tidak perlu yah. Yups, di islam itu biasa disebut Ghibah. Let’s check, apa sih yang disebut dengan Ghibah? Ghibah adalah seseorang yang menyebut saudaranya seislam ketika tidak ada di hadapannya dengan sesuatu yang dibencinya, baik itu berkenaan dengan badan, agama, dunia, diri, jasad, akhlak, harta, keluarga, pakaian, gerakan, kefasihan lidah, kemasaman wajah atau yang lainnya dari apa saja yang terkait dengannya. Semua yang dipahami dengan maksud mencela maka termasuk dalam sebutan ghibah baik berupa lafadz, umpatan, celaan, rumusan, isyarat atau tulisan”.(Syeikh Sulaiman bin Abdul Karim Al Mufarroj).

Dari pengertian yang sudah disebutkan di atas, hmm rasanya kita sebagai wanita sering melakukannya yah J Kadang hal ini dilakukan baik sengaja maupun tidak karena sedang asik berbincang dengan teman bicara. Tapi sebenarnya, sengaja atau tidak, Ghibah itu sangat dibenci oleh Allah lho. Allah berfirman dalam Q.S. Al Hujurat: 49, “Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya.”

Sungguh, Ghibah itu lebih banyak mudharatnya lho sisters dibandingkan dengan manfaatnya baik dunia maupun akhirat. Sudah pasti Ghibah sangat berbahaya baik untuk diri yang ber-ghibah maupun orang lain. Diantara bahaya ghibah yaitu :

  • Ghibah menjadikan pelakunya terbuka aibnya di dunia maupun di akhirat.
  • Ghibah menyakiti hamba-hamba Allah Subhanahu wa ta’ala. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman : “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin laki-laki dan mukmin perempuan tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.”(QS.Al Ahzab 33:58)
  • Ghibah termasuk kedzoliman dan melampaui batas terhadap orang lain. Di dalam hadits Qudsi yang shahih riwayat Imam Muslim, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam meriwayatkan dari Rabb-nya Subhanahu wa ta’ala:”Wahai hamba-hamba-Ku sesungguhnya Aku telah mengharamkan kedzoliman atas diri-Ku dan Aku telah menjadikan kedzoliman diantara kalian sebagai sesuatu yang diharamkan, maka janganlah kalian saling mendzolimi.” Ghibah berakibat terkena azab pada hari kiamat. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman: “Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela”(QS.Al Humazah 104:1)
  • Ghibah memporak-porandakkan masyarakat, menebarkan fitnah, menimbulkan permusuhan diantara manusia dan menimbulkan dendam. Ghibah menunjukkan atas gugur dan hancurnya perbekalan pelakunya, kotor niatnya dan jelek lidahnya.

 

(sumbar gambar: www.dakwatuna.com)

Leave a Reply