Strategi Menghadapi Bisnis yang Mulai Menurun

Dalam menjalani bisnis, pasti ada kalanya naik dan ada kalanya turun. Banyak sekali faktor yang menentukan naik turunnya sebuah bisnis, seperti lokasi, cuaca, kondisi ekonomi masyarakat, dan sebagainya. Banyak pula hal yang tidak bisa diperhitungkan secara akurat, sehingga menurunnya omset atau keuntungan dalam sebuah bisnis menjadi hal yang wajar. Namun jika kondisi ini terjadi, tentu sebagai pengusaha kita harus mengatur strategi untuk menghadapinya. Hal-hal berikut bisa kamu coba lakukan jika bisnismu sedang mengalami penurunan pendapatan.

  1. Have faith and pray!

Satu hal yang tidak boleh kamu lepaskan adalah sebuah keyakinan bahwa rezeki ada yang mengatur dan tidak pernah tertukar! Maka kalau sekarang bisnismu sedang mengalami kendala, Insya Allah akan ada masanya lagi ia kembali stabil. Terus berupaya untuk mengatur strategi bisnismu dan berdoa. Ketuk pintu langit untuk kembali untuk mendekatkan rezekimu.

  1. Strategi marketing baru

Zaman terus berkembang, perubahan terus terjadi, maka jangan pernah berhenti mengenali cara marketing terbaru. Ubah strategi promosi kuno, gunakan banyak media dan sarana seperti media sosial atau aplikasi online terkini lainnya. Jangkau lebih banyak sasaran konsumen bisnismu.

  1. Sesuaikan dengan tantangan yang dihadapi

Kenali penyebab lesunya bisnismu saat ini, apakah itu karena cuaca yang tidak mendukung hingga orang malas keluar rumah, tanggal “tua” sehingga orang sudah cenderung melemah kemampuan ekonominya, atau sebab lainnya. Sesuaikan tantangan tersebut dengan strategi yang akan kamu lakukan.

  1. Sale! Sale! Sale!

Tidak ada yang tidak menyukai diskon! Berikan berbagai jenis potongan harga untuk menarik kembali konsumen. Jadikan ini “jangkar” yang baik untuk meramaikan bisnismu kembali. Atur strategi diskon sehingga keuntungan yang kamu dapat bisa lebih besar kemudian.

  1. Refreshment!

Segarkan kembali tampilan atau packaging bisnismu, mungkin saja orang sudah mulai jenuh dengan tampilan luarnya. Berikan sentuhan pada posisi toko, atau warna pada label, atau tampilan pada laman media onlinemu, atau lakukan renovasi kecil pada lokasi bisnismu.

  1. Joint venture

Dekati sebuah lini bisnis lain yang kamu anggap menarik untuk digabungkan dengan bisnis milikmu. Manfaatkan rekanan bisnis untuk menarik kembali potensi usahamu ke tengah keramaian konsumen. Jangan biarkan bisnismu meredup dan hilang perlahan.

Memulai sebuah bisnis hingga berkembang mungkin bisa dipelajari dengan tidak begitu sulit, namun dalam menjaga stabilitas bisnis untuk jangka panjang, dibutuhkan ketekunan dan fokus yang cukup tinggi. Semoga tips di atas bisa membantu ya, Sisters!

Leave a Reply