Tahap Perkembangan Motorik Halus Anak

Selain perkembangan motorik kasar anak seperti kemampuan anak untuk duduk, merangkak, berjalan dan berlari, sebagai orang tua Anda juga harus memperhatikan perkembangan motorik halus anak, terlebih setelah anak memasuki usia 12 bulan atau satu tahun pertamanya. Perkembangan motorik halus adalah perkembangan pada otot-otot anak untuk melakukan beberapa tindakan yang membutuhkan koordinasi. Seperti memegang benda-benda tertentu, menulis, melipat kertas dan lain sebagainya. Memperhatikan dan melatih motorik halus sangat penting karena ini akan membantunya untuk beraktivitas ketika memasuki usia sekolah nantinya.

Setiap anak memiliki kecerdasan motorik yang berbeda-beda, bai dalam hal kekuatan maupun ketepatan. Perbedaan ini dipengaruhi oleh pembawaan anak, stimulasi yang didapat. Setiap anak mampu mencapai kemampuan motorik halusnya secara optimal apabila ia mendapatkan stimulasi yang tepat dan maksimal. Di setiap fase perkembangannya, anak membutuhkan rangsangan untuk mengembangkan kemampuan mental dan juga motorik halusnya. Semakin banyak yang dilihat dan didengar oleh anak, maka akan semakin banyak pula yang ingin diketahuinya. Apabila kurang mendapatkan rangsangan, anak akan menjadi mudah bosan. Namun hal ini bukan berarti Anda boleh memaksa si kecil.

Perkembangan motorik halus anak akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya usia anak, Anda pun harus memantau dan turut serta menstimulasi anak agar ia dapat encapai titik optimal perkembangan motorik halusnya. Berikut ini adalah tahap perkembangan motorik halus anak berdasarkan dengan tahapan usianya:

Pada anak usia 3 tahun:
1. Menggambar mengikuti bentuk
2. Menarik garis vertikal
3. Menjiplak bentuk lingkaran
4. Membuka menutup kotak
5. Menggunting kertas mengikuti pola garis lurus

Pada anak usia 4 tahun:
1. Menggambar sesuatu yang diketahui, bukan sekedar yang dilihat
2. Mulai menulis sesuatu dan mampu mengontrol gerakan tangannya
3. Menggunting zig zag, membentuk dengan lilin, melengkung
4. Menyelesaikan pasel 4 keping

Pada anak usia 5 tahun
1. Melipat kertas
2. Menggunting sesuai pola
3. Menyusun mainan konstruksi bangunan
4. Mewarnai lebih rapi atau tidak keluar garis
5. Menirukan tulisan

Leave a Reply