Waspadai Bahaya Keputihan

Hallo, Apa kabar kamu hari ini? Semoga baik-baik aja yaa. Well, kali ini kita akan membahas permasalahan mengenai keputihan. Untuk para wanita info ini jelas penting banget. Jadi simak selengkapnya, ya! :)

So, keputihan itu apa sih?

Keputihan (Fluor Albus) adalah sekresi vagina yang terjadi pada wanita. Keputihan ini sendiri dibedakan menjadi 2 golongan, yaitu:

1. Keputihan normal (fisiologis).

Keputihan fisiologis adalah keputihan yang biasanya terjadi karena faktor hormonal. Kamu mungkin mengalaminya saat menjelang atau sesudah menstruasi atau mungkin juga pada saat masa subur. Nah, keputihan jenis ini sangat wajar terjadi, selama cairan sekresi yang keluar berwarna bening, tidak lengket dan encer, tidak mengeluarkan bau yang menyengat dan tidak menyebabkan rasa gatal, maka kamu gak perlu khawatir! Hanya saja kamu tetap harus memperhatikan kebersihannya serta rajin mengganti panty liner dan celana dalam, karena kalau tidak, dikhawatirkan adanya bakteri dan jamur yang berkembang biak. Banyak tidaknya cairan yang keluar itu sangat bergantung pada sistem hormon dan tingkat stress. Keputihan ini mungkin saja terjadi pada setiap wanita.

2. Keputihan abnormal (patologis).

Namanya saja “patologis” mengindikasikan bahwa keputihan ini adalah suatu penyakit. Keputihan patplogis ditandai dengan sekresi vagina berwarna putih pekat, putih kekuningan, putih kehijauan atau putih kelabu dengan tekstur encer atau kental, lengket dan kadang-kadang berbusa, menyebabkan rasa gatal dan mengeluarkan bau yang menyengat. Penyebab keputihan patologis biasanya karena infeksi jamur, bakteri atau protozoa. Banyak orang meremehkan, padahal keputihan patologis ini bukan sesuatu yang sepele karena bisa menyebabkan kemandulan, kanker leher rahim (kanker serviks) dan berujung pada kematian. megapa kematian? Kita tahu bawa hingga saat ini belum ada obat kanker, dari data WHO setiap tahun ribuan wanita meninggal karena penyakit kanker serviks, penyakit ini menempati peringkat teratas sebagai penyebab kematian wanita dunia.

Pada saat mengalami keputihan kita seringkali menggunakan cairan antiseptik yang sering diiklankan, padahal sebenarnya, vagina memiliki flora normal yang membantu menjaga keasaman pH vagina, pada keadaan yang optimal, yaitu 3,5-5,5. Namun, flora normal ini juga bisa terganggu keseimbangannya, misalnya karena pemakaian antiseptik. Ketidakseimbangan ini mengakibatkan tumbuhnya jamur dan kuman-kuman lain. Kalau kamu mengalami keputihan patologis dan sudah berlangsung lama, ada baiknya segera kunjungi dokter kandungan atau kelamin, bukan hanya dengan menggunakan cairan antiseptik atau obat herbal yang ada di pasaran karena dikhawatirkan malah memperburuk keputihan tersebut. Dokter kandungan/kelamin pun biasanya tidak serta merta memberimu obat begitu saja, biasanya akan dilakukan cek laboratorium untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.

Organ reproduksi adalah asset berharga yang harus dijaga. Sangat disarankan untuk menerapkan pola hidup sehat. Jadi, sebelum mengalami keputihan patologis, jagalah kebersihannya dengan baik ya!

Penulis :[email protected]

Editor : @saiiandria

Leave a Reply